Dalam pandemi covid 19 rekan pengusaha hiburan ,catering dan penyewaan alat-alat pesta terkena imbas yang sangat drastis . Usaha mereka tutup total seiring pelarangan penyelenggaraan keramaian dan perkumpulan masyarakat. Banyak yang beralih profesi ,dan banyak pula yang bangkrut,  karena tidak memiliki modal dan ketrampilan lain. Mereka sempat ingin mengadakan demo ke Bupati Bekasi , namun mendapatkan arahan dan sosialisasi dari dinas pariwisata kab.bekasi yang langsung di terima oleh kepala dinas pariwisata. Drs.h.encep s.jaya .m.si di ruang kerjanya. Kepala dinas pariwisata menyampaikan bahwa keberadaan usaha tenda dan alat pesta bukan  merupakan tupoksi dinas pariwisata, akan tetapi event dan pertunjukan ada kaitannya dengan pariwisata sehingga rekan-rekan yang tergabung komunitas tenda agar membuat surat permohonan simulasi protokoler pencegahan covid 19 pada acara wedding. Hal tersebut di realisasikan pada hari Sabtu tgl 18 Juli 2020 bertempat di Cibitung dihadiri kepala dinas pariwisata kab Bekasi,Kapolres,dinas kesehatan,satpol PP dan tokoh masyarakat. Acara tersebut berjalan dengan lancar dan tersistimatis dari saat penempatan parkir, menyambut tamu , cara berjalan dan duduk sebagai tamu undangan sampai ke akad nikah dan resepsi . Seluruh rangkaian acara dikemas seusai standar protokol keasehatan.