Dalam upaya untuk menata diri dan mengembangkan potensi wisata daerah, Dinas Pariwisata akan mengembangkan wisata industri yang kini telah memasuki fase pasar global. Kabupaten Bekasi sendiri menjadi kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara karena memiliki kurang lebih 7000 perusahaan yang tersebar di 10 kawasan industri.

Hal tersebut menjadi peluang yang dimiliki Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan hasil yang optimal dalam pelaksanaan pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif serta untuk mendorong peningkatan jumlah wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut perlu adanya pengembangan dan kerjasama kepariwisataan dan wisata industri. Maka dari itu, perlu diadakannya Peningkatan Kerjasama Wisata Industri Antar Provinsi.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan Peningkatan Kerjasama Antar Provinsi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dengan melibatkan pelaku usaha industri pariwisata yang dilaksanakan  pada tanggal 27 september 2022 bertempat di Hotel Novotel Solo. Dengan tujuan untuk membuka kembali peluang dengan menerapkan paradigma pariwisata baru yaitu pengembangan dan kerjasama wisata industri khususnya kepada industri didalam kawasan maupun diluar kawasan dan para pelaku usaha industri pariwisata seperti jasa akomodasi, jasa makanan & minuman, biro perjalanan wisata dan usaha jasa event organizer.

Peningkatan Kerjasama Wisata Industri dengan pelaku usaha industri pariwisata Kota Surakarta ini dilakukan untuk mempertemukan seluruh stakeholder khususnya pelaku usaha industri yang berkompeten dibidang kepariwisataan tentunya untuk menciptakan sinegritas dan komitmen dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.